Makin Ngebul Sebelum Puasa, Produksi Rokok Maret Terbang 56%

Noah penjual tembakau linting Kamarasa saat melayani pembeli di kawasan Pondok Cabe Pamulang, Selasa, 4 Januari 2022. Penjualan rokok linting kini semakin diminati masyarakat, tidak hanya kalangan tua, tetapi juga oleh anak muda. Geliat rokok linting atau linting dewe (tingwe) yang dianggap

Produksi rokok pada Februari 2023 atau sebulan menjelang Ramadan melonjak.

Data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menunjukkan produksi rokok pada Februari 2023 menembus 24,32 miliar batang. Jumlah tersebut melonjak 55,9% dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/mtm).

Produksi rokok pada Februari 2023 juga meningkat 7,18% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Secara keseluruhan, produksi rokok pada Januari-Februari 2023 mencapai 39,92 juta ton. Jumlah tersebut naik 3,61% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Secara historis, produksi rokok memang melonjak sebulan sebelum Ramadan dan puncaknya selama Ramadan.

Selain karena konsumsi yang meningkat, produsen rokok akan mengejar produksi selama Ramadan karena pabrik ditutup selama libur cuti bersama Lebaran.

Sebagai catatan, Ramadan tahun ini diperkirakan akan berlangsung pada 23 Maret-22 April 2022. Pada 2022, Ramadan jatuh pada 2 April-1 Mei. Produksi rokok Maret 2022 melesat 107,8% (mtm).

Rokok adalah salah satu produk konsumer yang paling banyak diminati warga Indonesia. Di sejumlah wilayah, rokok bahkan dipakai sebagai ‘hantaran’ untuk sanak keluarga saat bersilaturahmi salaam Lebaran.  Dengan faktor tersebut tidak heran jika produksi rokok akan melesat menjelang Puasa dan Lebaran.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*