Tekan Kecelakaan, Masyarakat Diimbau Tidak Mudik Pakai Motor

Pemotor memadati Pelabuhan Merak, Banten, di puncak arus mudik, Sabtu (30/4) dini hari. Ramainya pemudik motor ini bak 'lautan' kendaraan. (Andhika Prasetya/Detikcom)

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan sepeda motor dalam melakukan kegiatan mudik atau pulang kampung saat libur Lebaran. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, yang saat ini masih banyak didominasi oleh kendaraan bermotor yakni sebesar 77,4%.

“Bahkan 61% usia produktif dan laki-laki. Kalau kita lihat ini berpotensi menimbulkan kemiskinan. Jasa Raharja karena tahu profil kecelakaan ini, kami wajib mengingatkan,” ungkap dia Media Gathering PT Jasa Raharja Tahun 2023 dengan tema “Implementasi Pasal 74 UU 22 Tahun 2009”, Senin (20/3/2023).

Menurut dia imbauan seperti ini harus terus diingatkan karena melihat potensi pada arus mudik di 2022. Di mana kendaraan bermotor banyak melewati jalan arteri.

Adapun masyarakat diimbau untuk mengikuti kegiatan mudik bersama yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Menurut dia sebanyak lebih dari 500 bus akan melayani para pemudik dalam kegiatan tersebut.

“Pada waktu mengingatkan seperti ini, Menteri Perhubungan setuju. Kenapa kita ngga edukasi ke masyarakat dan kenapa ngga pakai angkutan lebaran. Ini kami harapkan supaya efektif,” papar Rivan.

Sebelumnya imbauan serupa juga diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dia menjelaskan sebagian besar pemudik dari 123 juta orang itu menggunakan angkutan darat baik roda empat maupun roda dua.

Kementerian Perhubungan juga memprediksi pada tahun ini bakal terjadi lonjakan mudik menjadi 123 juta orang. Di mana pada 2022 lalu masyarakat yang mudik sebanyak 85 juta orang.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mengimbau kepada saudaraku, tidak menggunakan motor untuk mudik. Karena menggunakan motor, berbanding lurus dengan tingkat kecelakaan yang ada,” kata Budi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*